Ekspor Perdana Aluminium Primer ke Malaysia, INALUM Targetkan Jadi Pemain Tingkat Dunia Ekspor Perdana Aluminium Primer ke Malaysia, INALUM Targetkan Jadi Pemain Tingkat Dunia
Jakarta, situsenergy.com PT INALUM (Persero) sebagai induk dari holding BUMN pertambangan,  melakukan satu langkah konkrit untuk mewujudkan visi menjadi perusahaan aluminium global melalui pelaksanaan... Ekspor Perdana Aluminium Primer ke Malaysia, INALUM Targetkan Jadi Pemain Tingkat Dunia

Jakarta, situsenergy.com

PT INALUM (Persero) sebagai induk dari holding BUMN pertambangan,  melakukan satu langkah konkrit untuk mewujudkan visi menjadi perusahaan aluminium global melalui pelaksanaan ekspor perdana 20.000 ton aluminium ingot ke Trafigura Pte. Ltd, ke Port Klang Malaysia.

Direktur Utama PT INALUM (Persero) Budi G. Sadikin mengatakan, ekspor aluminium ingot tahun ini diproyeksikan mencapai 40 kilo ton, senilai USD 79 juta dengan tujuan ekspor ke negara-negara Jepang, Swiss, Singapura, Inggris, Australia, Korea Selatan, Hong Kong, Malaysia, dan Belanda.

“Ekspor aluminium ingot ke Malaysia ini adalah langkah nyata untuk menjadikan perseroan sebagai perusahaan global terkemuka. Ke depan, INALUM diharapkan mampu membawa Indonesia sebagai salah satu pemain global dalam pasar aluminium,” ujar Budi dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Selasa (2/10).

Budi memproyeksikan, penjualan ekspor mineral, batubara dan produk hilirisasi lainnya di tahun ini adalah sebesar USD 2,51 miliar, atau meningkat sebesar 33 persen dibanding realisasi 2017 sebesar USD 1,89 miliar. Kenaikan tersebut terutama ditopang oleh kinerja ekspor PT Bukit Asam Tbk (PTBA) dan PT Aneka Tambang Tbk (ANTAM).

Dia pun mengungkap, dari periode Januari hingga Agustus 2018, Holding Industri Pertambangan mencatat pertumbuhan nilai ekspor sebesar USD 1,57 miliar atau 83 persen dari pencapaian akhir tahun lalu sebesar USD 1,89 miliar.

“Peningkatan kinerja ekspor ini sesuai dengan mandat pembentukan Holding Industri Pertambangan untuk menjadi perusahaan kelas dunia.  Untuk itu INALUM terus mengejar berbagai target seperti pengembangan kapasitas produksi menjadi 1 juta ton dan peningkatan devisa negara melalui kegiatan ekspor aluminium,” pungkasnya. (SNU)

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Your email address will not be published. Required fields are marked *