FSPPB Pastikan Akan Terus Berbagi di Tengah Pandemi FSPPB Pastikan Akan Terus Berbagi di Tengah Pandemi
Jakarta, situsenergy.com Federasi Serikat Pertamina Bersatu (FSPPB) dan manajemen PT Pertamina (Persero) komitmen untuk terus menjaga pasokan energi baik berupa gas atau BBM meskipun di... FSPPB Pastikan Akan Terus Berbagi di Tengah Pandemi

Jakarta, situsenergy.com

Federasi Serikat Pertamina Bersatu (FSPPB) dan manajemen PT Pertamina (Persero) komitmen untuk terus menjaga pasokan energi baik berupa gas atau BBM meskipun di tengah pandemi corona yang semakin meningkat jumlah kasus positif. Hal itu demi tetap berjalannya aktifitas ekonomi sehingga dampak covid-19 tidak semakin memperburuk keadaan.

Presiden FSPPB, Arie Gumilar, mengatakan selain memastikan kinerja penyediaan energi tetap berjalan, pihaknya juga komitmen untuk terus membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan dasar selama pandemi covid-19. Sebagai contoh FSPBB sudah menyalurkan donasi kepada beberapa rumah sakit berupa alat kesehatan (alkses) penunjang tenaga medis dalam menangani pasien wabah corona. Kemudian juga telah menyalurkan paket sembako ke berbagai masyarakat di berbagai wilayah di Indonesia termasuk kepada mitra kerja FSPBB seperti awak media.

Dijelaskan Arie bahwa hingga saat ini pihaknya sudah berhasil mengumpulkan donasi hingga Rp730 juta dan hampir seluruhnya sudah tersalurkan. Donasi tersebut berasal dari sumbangan para pekerja Pertamina grup di seluruh Indonesia yang dikoordinasi oleh serikat pekerja. Ditegaskannya aksi sosial seperti pemberian bantuan alkes, paket sembako dan lainnya tidak akan berhenti sampai di sini.

“Yang terkumpul lebih dari Rp730 juta, semua disalurkan tahap pertama dalam bentuk alkes seperti APD, masker, hand sanitizer, fasilitas cuci tangan portabel lebih dari 200 unit kita pasang. Bahkan beberapa SP (serikat pekerja) juga melakukan hal yang sama menggalang dana untuk disalurkan ke daerah setempat,” ujar Arie dalam diskusi virtual bersama awak media, Sabtu (23/5).

Pihaknya akan terus menggalang donasi dalam rangka membantu masyarakat yang terdampak wabah. Bahkan apabila diperlukan bentuk bantuan nantinya tidak terfokus pada bentuk materi saja melainkan pelatihan keterampilan agar bisa menopang ekonomi masyarakat.

“Ke depan yang akan dipertimbangkan bantuan dalam paket sembako lagi karena kita pikir jangan sampai perut rakyat kosong, kalau rakyat lapar bisa picu kondisi yang instabil, bisa rusuh. Tapi Kita akan analisa setiap saat supaya bantuan tepat sasaran dan bisa memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat dari Sabang sampai Merauke,” ucapnya.

Arie menambahkan bahwa pandemi corona yang saat ini masih mewabah mempengaruhi kinerja Pertamina. Setidaknya pendapatan Pertamina anjlok karena mayoritas masyarakat menjalankan aktifitas kerja dari rumah atau work from home (WFH). Dijelaskannya permintaan pasar atas produk Pertamina drop hingga 40 persen. Hal itu berdampak cukup serius bagi keuangan Pertamina.

“Kebutuhan pasar anjlok sehingga Pertamina banyak menanggung beban storage dan pendapatan menurun. Bahkan Pertamina terkan triple shock yang pertama harga crude jatuh, nilai tukar rupiah melemah sebagai dampak dari tidak stabilnya ekonomi global dan juga penurunan pendapatan,” sambungnya.

Meski tertekan, namun FSPPB sebagai ujung tombak dari penyediaan energi nasional tetap akan terus bekerja sepenuhnya demi tetap terjaganya pasokan energi. Dia berharap pandemi ini bisa segera berakhir sehingga kehidupan dan aktifitas ekonomi masyarakat memasuki era baru (new normal). Pihaknya juga mengaku prihatin di tengah upaya memenuhi kebutuhan energi, terdapat sekitar 21 pekerja Pertamina group yang terpapar covid-19. Arie berharap para korban dapat segera diberikan kesembuhan sehingga bisa beraktifitas normal seperti semula

“Namun demikian pekerja tetep komit untuk jalankan kebijakan dan tetap beroperasi di seluruh Indonesia untuk tetap salurkan energi. Mudah – mudahan para pekerja yang jadi ujung tombak penyediaan energi tetap diberikan kesehatan dan terhindar dari covid penyakit mematikan,” pungkasnya. (DIN)

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Your email address will not be published. Required fields are marked *