PGN Bakal Restrukturisasi Anak Usahanya PGN Bakal Restrukturisasi Anak Usahanya
Jakarta, Situsenergy.com PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) atau PGN berupaya akan terus melakukan efisiensi dalam bisnis prosesnya sehingga dapat mendorong peningkatan usaha. Salah... PGN Bakal Restrukturisasi Anak Usahanya

Jakarta, Situsenergy.com

PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) atau PGN berupaya akan terus melakukan efisiensi dalam bisnis prosesnya sehingga dapat mendorong peningkatan usaha. Salah satu yang bakal dilakukan anggota holding migas ini adalah restrukturisasi anak usaha.

Direktur Utama PGAS, Gigih Prakoso, mengakui bahwa banyaknya anak usaha dalam tubuh perseroan membuat kinerja grup tidak optimal. Bahkan terdapat beberapa anak usaha yang over lapping. Untuk itu diperlukan upaya restrukturisasi agar persoalan tersebut dapat teratasi. Untuk rencana restrukturisasi sendiri, Gigih menyatakan, akan segera dimulai. Namun tidak disebutkan kapan waktu pastinya.

“Tujuan dari restrukturisasi ini adalah membuat anak usaha lebih link, lebih efisien dan juga seluruh biaya-biaya yang tidak perlu dapat kami hilangkan. Kami harapkan bisa selesai dalam tempo dua tahun,” kata Gigih di Jakarta, Selasa (11/2).

Saat ini PGN memiliki lini bisnis atau usaha dari hulu hingga hilir seperti PT Saka Energi Indonesia yang bergerak di sektor hulu. Kemudian ada beberapa anak usaha lainnya di midstream dan downstream diantaranya Badak NGL, PT PGN LNG Indonesia, PT PGAS Solution, PT Transgasindo Indonesia, PT Gagas Energi Indonesia, PT Perta Daya Gas, PT Kalimantan Jawa Gas, PGN Euro Finance 2003 Limited, Transportasi Gas Indonesia, PGAS Telekomunikasi Nusantara.

Menurut Gigih, efisiensi dilakukan sejalan dengan penugasan yang diberikan kepada PGN, misalnya pembangunan jaringan gas (Jargas) hingga mencapai 4,7 juta sambungan rumah tangga hingga tahun 2024, gasifikasi kilang-kilang pertamina, kemudian juga gasifikasi pembangkit listrik milik PT PLN (Persero).

“Jadi kami akan buat anak perusahaan yang dimiliki PGN hanya kira-kira mungkin secara major sekitar 5-6 anak usaha. Selebihnya kami akan lakukan restrukturisasi,” kata Gigih. (DIN/rif)

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Your email address will not be published. Required fields are marked *