Turunkan Harga Jual Gas, PGN Tandatangani Perjanjian LoA Turunkan Harga Jual Gas, PGN Tandatangani Perjanjian LoA
  Jakarta, Situsenergy.com – PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) sebagai sub holding gas PT Pertamina Persero Kepmen ESDM 89K/2020 dan Kepmen 91K/2020 tentang... Turunkan Harga Jual Gas, PGN Tandatangani Perjanjian LoA

 

Jakarta, Situsenergy.com – PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) sebagai sub holding gas PT Pertamina Persero Kepmen ESDM 89K/2020 dan Kepmen 91K/2020 tentang penyesuaian harga gas. Hal ini sebagai bentuk dukungan perseroan dalam mengakselerasi pemulihan ekonomi nasional.

PGAS melakukan penandatanganan Letter of Agrement (LoA) tahap keempat dengan mitra produsen hulu untuk melakukan penyesuaian harga gas bagi industri. Kebijakan tersebut memberikan ruang lebih kepada Industri tertentu dan sektor kelistrikan untuk menikmati harga gas yang lebih murah dan membantu efisiensi penggunaan energi di proses produksi.

Direktur Utama PGN, Suko Hartono, mengatakan bahwa implementasi Kepmen ESDM 89K/ 2020 dan Kepmen ESDM 91K/ 2020 menjadi optimisme perusahaan untuk andil membantu pemerintah memulihkan perekonomian nasional akibat pandemic covid-19. Pihaknya komitmen menempatkan pembangunan infrastruktur dan penyediaan gas bumi untuk industri sebagai prioritas agar petumbuhan industri dalam negeri di wilayah-wilayah baru, sehingga memberikan benefit bagi negara. Sedangkan, Kepmen ESDM 91.K/ 2020 juga memberikan stimulus untuk mewujudkan program pemerataan akses listrik dengan harga terjangkau bagi masyarakat.

“Kami berharap, melalui penugasan harga khusus untuk industri tertentu dan pembangkit listrik menjadi kontribusi PGN dalam menciptakan multiplier effect bagi ekonomi nasional. Kami akan terus mengembangkan infrastruktur dan pemanfaatan gas bumi ke seluruh pelosok negeri dan menjalankan kegiatan operasional dan investasi agar harapan tersebut dapat terealisasi untuk melayani Indonesia,” ujar Suko dalam keterangannya, Minggu (2/8).

Dia menambahkan bahwa saat ini sudah ada beberapa industri yang telah menikmati harga gas industri sebesar USD6 per MMBTU dalam laporan kinerja semester I 2020 ini. Dia berharap hal tersebut dapat berlanjut dan peningkatan volume gas bumi di sektor hilir dapat terwujud sehingga bisa mendorong daya saing industri nasional.

“Termasuk secara nyata kebijakan harga gas 6 dollar per MMBTU ini dapat meningkatkan daya saing, meningkatkan kapasitas produksi, menumbuhkan lapangan kerja dan ujungnya mengangkat perekonomian nasional,” pungkas Suko.

  1. Adapun rincian dokumen LoA antara PGN Grup dengan mitra produsen hulu yang ditandatangani yaitu sebagai berikut.
    LoA antara ConocoPhillips Grissik Ltd dan PGN untuk kebutuhan Kontrak SSWJ dan implementasi Kepmen ESDM 89K dan Kepmen 91K/ 2020, dengan volume 355 BBTUD.
  2. LoA antara ConocoPhillips Grissik Ltd dan PGN untuk kebutuhan Kontrak Batam 1 (industri) dan implementasi Kepmen ESDM 89K dan Kepmen 91K/ 2020, dengan volume 18 BBTUD.
  3. LoA antara ConocoPhillips Grissik Ltd dan PGN untuk kebutuhan Kontrak Batam 3 dan implementasi Kepmen ESDM 91K/ 2020, dengan volume 33 BBTUD.
  4. LoA antara ConocoPhillips Grissik Ltd dan PGN untuk kebutuhan Kontrak Dumai dan implementasi Kepmen ESDM 89K/ 2020, dengan volume 6,3 BBTUD.
  5. LoA antara Minarak Brantas Gas Inc dan PT Pertagas Niaga & PGN untuk implementasi Kepmen ESDM 89K/ 2020, dengan volume 2,5 BBTUD.
  6. Dengan demikian, PGAS Grup telah menandatangani 14 dokumen LoA untuk Kepmen ESDM 89.K/2020. Total LoA yang harus ditandatangani oleh PGN Grup adalah 17 LiA, 14 LoA dengan PGN dan 3 LoA dengan Pertagas Grup. (DIN/rif)

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Your email address will not be published. Required fields are marked *